4 Manfaat Punya Kucing Bagi Saya

Hampir 1 bulan ini kehidupan saya sedikit lebih berwarna, ciyeee. Paling tidak ada warna baru ketika di rumah seringkali ada suara meong dan ada yang selalu menyambut di depan pintu kamar saat bangun tidur malam-malam atau pagi hari. Mereka seperti minta dipeluk dan di-elus (butuh perhatian).

Pertama, Jadi Lebih Rajin
Dulu, waktu belum punya kucing. Belum tentu 1 minggu sekali menyapu dan mengepel lantai rumah. Bisa dibilang nggak pernah bantuin istri kalau soal ginian, kecuali kalau istri lagi demo (tutup mulut). Paling banter saya suka nyuci, jemur dan angkat pakaian dari jemuran. Kenapa? Karena nyucinya pakai mesin hahaha..

Bukan tanpa alasan saya harus selalu memastikan lantai semua ruangan bersih, itu semua karena kondisi istri lagi hamil 6 bulan. Tolong doakan ya agar selalu diberi kesehatan dan kelancaran saat proses persalinan nanti. 

Ya saya bertekad menjaga kebersihan rumah meski ada dua anabul. Ini lebih sekedar menjawab tantangan dari istri.

Kedua, Cepat tanggap. 
Ya, setiap kali si anabul pee atau pup, saya langsung ambil sekop dan pengki kecil untuk membuang kotoran anabul ke kloset. Masih nyambung ya dengan point pertama, karena alasan kebersihan. Jangan sampai ada jejak kotoran di lantai, terlebih jangan sampai kotoran anabul yang mungkin sempat menempel pada bulu jatuh ke lantai.

Nah bicara cepat tanggap bukan hanya urusan pee atau pub si anabul. Tapi juga soal alarm alamiah si jagoan kecilku. Yang belum lama ini baru menjalani fase toilet training. Dan sesekali masih suka bocor atau nggantung di celana dalamnya. So, setiap dia bilang "ayah pipis", saat itu juga datang kepadanya untuk melepas celana dan mengajaknya ke kamar mandi.

Ketiga, Sayang Kucing Liar
Dulunya sama kucing, senang-senang benci. Melihat kucing suka jijik, kecuali kucing rumahan di rumahnya teman atau saudara. Apalagi kalau sampai lihat kucing di kantor, hmmmm langsung minta  temen-temen untuk ambil karung dan bawa kucing pergi jauh-jauh agar tidak balik lagi ke kantor.


Itu dulu, sekarang lain cerita. Di mobil ada 1 repack  makanan kucing dan tempat makannya. So kalau lihat kucing liar di tempat yang saya sedang singgah. Langsung saja saya keluarin itu makanan. Paling tidak kalaupun si kucing sedang tidak dalam kondisi kelaparan, dia bisa merasakan hidangan kejutan yang spesial.

Ssttt, bukan hanya itu. Di kantor sudah ada kucing yang ikut jadi penghuni lho. Hampir 24 jam dia selalu berada di lingkungan kantor. Beruntungnya temen-temen cewek pada suka itu kucing, sampai mereka patungan buat grooming dan beli makannya.

Keempat, Tambah Pengetahuan
Pengetahuan saya tentang perkucingan lama-lama bertambah. Paling sederhana, ternyata ada lebih dari 30 ras kucing di dunia ini. Semoga saya bisa diberi kesempatan oleh Allah untuk memelihara 10 ras diantaranya. Ras kucing apa saja yang menjadi impian saya, lihat di tulisan yang lain ya. Judulnya 10 ras kucing impian saya.

Bukan hanya soal ras, soal cara bagaimana untuk menyatukan antara kucing lama dan kucing baru juga menjadi ilmu tersendiri buat saya. Nanti bakal saya bahas tersendiri.

Belum lagi soal pakan, kandang, sampo, grooming, pasir, vaksin, steril dan lain-lain. Ya, meski belum ekspert paling tidak soal perkucingan sedikit lebih faham.

Komentar

Postingan Populer